Ada satu momen di perjalanan menuju Kawah Rengganis di Ciwidey yang tidak bisa dipersiapkan oleh foto atau video apapun β momen ketika kaki pertama kali melangkah ke atas papan kayu ulin Rengganis Suspension Bridge, tangan mencengkram kabel pengaman, dan di bawah sana, sejauh 75 meter, sungai dan pepohonan hutan terlihat seperti miniatur dari dunia yang berbeda. Hembusan angin membuat jembatan bergerak perlahan, dan pada saat itu, tidak ada satu pun pengunjung yang tidak merasakan adrenalin-nya mengalir lebih kencang dari biasanya.
Rengganis Suspension Bridge adalah jembatan gantung wisata yang diklaim sebagai salah satu jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara β membentang sejauh 370 meter di atas hutan, sungai, dan lembah yang berada di kaki Gunung Patuha, Ciwidey, Kabupaten Bandung. Jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan biasa; ia adalah pintu menuju Kawah Rengganis yang kaya akan air panas alami belerang, dan sekaligus menjadi pengalaman wisata adrenalin tersendiri yang membuat Ciwidey semakin kuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata alam terbaik di Jawa Barat.
Panduan ini menyajikan semua yang perlu diketahui sebelum mengunjungi Rengganis Suspension Bridge Ciwidey: harga tiket terbaru, spesifikasi teknis jembatan, semua aktivitas dan wahana, aturan keselamatan, rute perjalanan, dan tips terbaik. Untuk menjelajahi Rengganis bersama destinasi-destinasi terbaik Ciwidey lainnya dalam satu perjalanan yang paling efisien, tersedia paket wisata Ciwidey 2 hari 1 malam dari Joglo Wisata yang menggabungkan semua destinasi unggulan kawasan ini dengan transportasi nyaman dan itinerary terencana.
Daftar Isi
Mengenal Rengganis Suspension Bridge

Pemandangan Rengganis Suspension Bridge di atas lembah hijau kawasan Kawah Rengganis Ciwidey
Rengganis Suspension Bridge adalah jembatan gantung wisata yang berlokasi di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat β di dalam kawasan wisata yang juga mencakup Kawah Rengganis dan Glamping Lakeside Rancabali. Jembatan ini dibangun dan dikelola oleh PT. Prakarsa Mulya, perusahaan yang juga mengelola Glamping Lakeside Rancabali.
Fungsi awal jembatan ini adalah praktis: menghubungkan area parkir dengan pintu masuk Kawah Rengganis (Kawah Cibuni), sehingga wisatawan tidak perlu lagi mendaki jalan curam menuju kawah. Namun dalam perjalanannya, Rengganis Suspension Bridge justru menjadi daya tarik utama tersendiri yang bahkan melampaui popularitas kawah itu sendiri β karena pengalaman menyeberanginya yang sangat mendebarkan dan pemandangan dari atasnya yang sangat luar biasa.
Jembatan ini membentang di atas hutan tropis lebat, sungai yang mengalir di bawahnya, dan lembah yang dalam β sebuah panorama yang sangat dramatis dan sangat berbeda dari apa yang biasanya terlihat dari level tanah. Posisinya di ketinggian 1.700 mdpl di kawasan kaki Gunung Patuha menambah dimensi visual: di kejauhan, hamparan kebun teh Rancabali yang terkenal terlihat bagai karpet hijau yang membentang tanpa batas.
Spesifikasi Teknis β Angka di Balik Kehebatan Rengganis
Untuk memahami mengapa Rengganis Suspension Bridge menjadi salah satu destinasi wisata paling sensasional di Jawa Barat, perlu melihat angka-angka di baliknya β karena data teknis inilah yang menjelaskan mengapa pengalaman menyeberanginya begitu tidak terlupakan:
Pemilihan material bangunan mencerminkan komitmen terhadap kualitas dan ketahanan: kawat sling baja impor dipilih karena kekuatan tariknya yang sangat tinggi dan ketahanannya terhadap korosi di lingkungan pegunungan yang lembap, sementara kayu ulin dari Kalimantan β dikenal sebagai salah satu kayu terkeras dan paling tahan air di Indonesia β dipilih sebagai material lantai karena kemampuannya bertahan dalam kondisi kelembapan tinggi tanpa lapuk untuk jangka waktu yang sangat lama.
Harga Tiket dan Paket Wisata Rengganis Suspension Bridge 2026
Jam Buka dan Waktu Terbaik Berkunjung
Rengganis Suspension Bridge buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Jam operasional yang lebih pendek dari kebanyakan destinasi wisata ini adalah pertimbangan keselamatan β saat menjelang sore, cuaca di kawasan pegunungan Ciwidey bisa berubah sangat cepat dan kabut tebal bisa turun sewaktu-waktu, sehingga pengelola menutup akses jembatan lebih awal untuk memastikan keselamatan pengunjung.
Kapan Waktu Terbaik Berkunjung?
Pagi hari (08.00β10.00 WIB) adalah waktu paling ideal untuk mengunjungi Rengganis Suspension Bridge. Di jam ini, cuaca biasanya paling cerah, visibilitas dari atas jembatan paling maksimal (pemandangan hutan, kebun teh, dan Gunung Patuha terlihat sangat jelas), udara masih sangat segar, dan kawasan belum terlalu ramai sehingga foto-foto bisa diambil tanpa banyak pengunjung lain di frame.
Musim kemarau (AprilβOktober) adalah periode terbaik. Di musim ini, cuaca lebih stabil, pemandangan dari atas jembatan lebih cerah dan lebih jernih, dan risiko hujan mendadak yang membuat jembatan licin jauh lebih rendah. Kawasan Ciwidey adalah daerah dengan curah hujan yang sangat tinggi sepanjang tahun, jadi musim kemarau benar-benar memberikan perbedaan yang signifikan.
Hari kerja (SeninβJumat) jauh lebih sepi dari akhir pekan. Di akhir pekan, antrean naik jembatan bisa sangat panjang karena kapasitas jembatan dibatasi untuk menjamin keselamatan setiap pengunjung yang ada di atasnya.
Lokasi dan Rute Menuju Rengganis Suspension Bridge
Rengganis Suspension Bridge berlokasi di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat β di dalam kawasan yang sama dengan Kawah Rengganis dan Glamping Lakeside Rancabali, berjarak sekitar 2 km dari Kawah Putih.
Rute dari Bandung (via Tol Soroja)
Bandung β Tol Soreng-Pasir Koja (Tol Soroja) β dari pintu tol, tempuh 35 km (Β±1 jam 30 menit) β arah Ciwidey via Jalan Raya Ciwidey-Rancabali dan Jalan Raya Ciwidey-Patengan β dari Ciwidey ke Rengganis Suspension Bridge sekitar 15 km (Β±45 menit) β Rengganis Suspension Bridge
Rute dari Jakarta
Jakarta β Tol Cipularang β Tol Padalarang-Cileunyi β keluar di Tol Soroja β ikuti rute yang sama seperti dari Bandung β Rengganis Suspension Bridge (total perjalanan dari Jakarta Β±3,5β4 jam)
5 Aktivitas Seru di Kawasan Rengganis Suspension Bridge
1. Menyeberangi Rengganis Suspension Bridge β Aktivitas Utama yang Tak Terlupakan
Aktivitas utama yang menjadi alasan mengapa puluhan ribu wisatawan datang ke sini: menyeberangi Rengganis Suspension Bridge dari ujung ke ujung β 370 meter di atas hutan lebat, di ketinggian 75 meter dari dasar lembah, dengan harness terhubung ke sling baja sebagai pengaman, dan angin gunung yang terus berhembus membuat jembatan bergoyang-goyang lembut.
Setiap langkah di atas jembatan ini adalah sebuah pengalaman tersendiri. Papan kayu ulin yang kuat memberikan tapak yang solid di bawah kaki, tapi kesadaran akan ketinggian yang ada di bawah membuat setiap langkah terasa lebih berat dan lebih penuh perhatian dari biasanya. Di pertengahan jembatan, jika berani berdiri sejenak dan menatap ke segala arah, yang terlihat adalah panorama 360 derajat: hutan tropis yang tidak terputus, lembah dengan sungai yang mengalir deras di bawah, dan di kejauhan β puncak-puncak gunung dan hamparan kebun teh yang hijau tak terhingga.
Menurut pengelola Marcel yang dikutip Kompas.com, jembatan ini sangat aman meski terlihat mengerikan dari bawah β dibangun dengan standar konstruksi yang sangat ketat dan sudah melalui serangkaian uji beban sebelum dibuka untuk umum. Setiap pengunjung dilengkapi dengan harness pengaman yang terhubung ke sling baja sepanjang jembatan β sehingga bahkan jika terjatuh sekalipun (yang sangat tidak mungkin), pengaman akan menahan.
2. Menikmati Kawah Rengganis β Berendam Air Panas Alami Belerang

Pemandangan kawah Cibuni Rengganis dilihat dari Keranjang Sultan
Setelah berhasil menyeberangi jembatan, perjalanan dilanjutkan dengan menuruni jalan tanah berbatu sekitar 50 meter menuju Kawah Rengganis (Kawah Cibuni) β destinasi yang menjadi tujuan akhir dari seluruh petualangan ini. Di sini, tiga kolam air panas alami yang mengandung belerang menunggu untuk dinikmati β baik untuk sekadar merendam kaki, atau berendam seluruh tubuh untuk merasakan manfaat termal alaminya yang dipercaya sangat baik untuk kesehatan kulit.
3. Mandi Lumpur Kawah β Pengalaman Spa Alam Paling Unik
Salah satu aktivitas paling unik yang tersedia di Kawah Rengganis dan tidak bisa ditemukan di kawah manapun di Ciwidey: mandi lumpur belerang. Lumpur kawah alami yang kaya mineral belerang ini dipercaya memiliki manfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Pengalaman mengoleskan lumpur kawah ke seluruh tubuh sambil berdiri di tepian kawah aktif yang mengepulkan asap belerang adalah sesuatu yang sangat tidak biasa dan sangat memorable.
4. Naik Keranjang Sultan β Wahana Gondola Eksklusif

Rasakan sensasi naik Keranjang Sultan di kawah Cibunis Rengganis di atas ketinggian puluhan meter
Khusus untuk pemegang tiket VIP, ada wahana tambahan yang sangat spektakuler: Keranjang Sultan. Ini adalah gondola terbuka berbentuk keranjang yang akan menarik pengunjung dari bawah ke atas dengan meluncur sepanjang 250 meter dari ketinggian β memberikan perspektif yang sangat berbeda dari berjalan kaki di jembatan. Sensasi duduk di keranjang yang bergerak perlahan sambil di bawah terbentang hutan lebat dan lembah yang dalam adalah pengalaman yang sangat sering menjadi highlight cerita perjalanan pengunjung yang merasakannya.
5. Fotografi Panorama dan Konten Media Sosial
Rengganis Suspension Bridge adalah surga bagi fotografer dan content creator. Dari atas jembatan, tersedia berbagai angle foto yang sangat dramatis: foto dengan jembatan membentang tak berujung di depan, foto dengan lembah hutan di bawah sebagai background, foto dengan Gunung Patuha di kejauhan, dan tentu saja foto selfie dengan ekspresi yang sangat autentik saat pertama kali menyadari betapa tingginya posisi berdiri. Di area kawah juga tersedia berbagai spot foto selfie yang dirancang khusus untuk menghasilkan konten yang sangat kuat di media sosial.
Keranjang Sultan β Wahana Gondola Eksklusif Tiket VIP
Keranjang Sultan adalah wahana yang namanya sangat tepat menggambarkan pengalamannya: seperti raja di atas singgasana yang melayang di atas kerajaannya. Wahana ini berupa gondola terbuka berbentuk keranjang yang ditarik menggunakan sistem mekanis sepanjang jalur baja sejauh 250 meter dari ketinggian β memberikan pengalaman “melayang” di atas hutan yang sangat berbeda dari pengalaman berjalan kaki di jembatan.
Keunggulan Keranjang Sultan dibanding berjalan balik melewati jembatan adalah kemudahannya: pemegang tiket VIP yang sudah kelelahan setelah menyeberangi 370 meter jembatan dan turun ke kawah bisa kembali ke area parkir tanpa harus berjalan kaki mendaki kembali. Karanjang Sultan membawa mereka meluncur dari bawah kawah kembali ke area pintu masuk β memberikan kemewahan dan kenyamanan yang sangat dihargai terutama bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak atau lansia.
Kawah Rengganis β Surga Air Panas dan Mandi Lumpur di Kaki Gunung Patuha
Kawah Rengganis (atau Kawah Cibuni, sebutan aslinya) adalah sebuah kawasan Rural Low Volcanic yang berada di lembah perbukitan Gunung Patuha bagian timur. Kawah ini terbentuk sebagai akibat dari aktivitas vulkanik Gunung Patuha pada abad ke-18 dan pertama kali ditemukan sekitar tahun 1970-an dalam kondisi yang masih sangat alami.
Yang membuat Kawah Rengganis sangat unik dibanding kawah-kawah lain di Ciwidey (termasuk Kawah Putih yang jauh lebih terkenal) adalah tiga kolam air panas yang bisa digunakan untuk berendam secara langsung β sesuatu yang tidak tersedia di Kawah Putih. Selain berendam, tersedia juga aktivitas mandi lumpur alami, terapi kaki dengan merendam di pancuran air panas, dan berbagai spot foto dengan latar kawah yang sangat dramatis dengan asap belerang yang mengepul.
Kolam berbentuk hati yang tersedia di Kawah Cibuni Rengganis menjadi spot foto yang sangat populer dan selalu diburu oleh pasangan muda yang datang berkunjung. Air panas belerang yang ada di kolam ini dipercaya secara turun-temurun memiliki manfaat untuk kesehatan kulit β membuat pengalaman berendam di sini terasa bukan hanya menyenangkan tapi juga bermanfaat.
Keamanan dan Aturan Wajib di Atas Rengganis Suspension Bridge
Dengan tingginya antusiasme pengunjung dan ketinggian yang signifikan, pengelola Rengganis Suspension Bridge menerapkan aturan keselamatan yang sangat ketat. Berdasarkan papan aturan resmi yang terpasang di jembatan, berikut adalah aturan dan larangan yang wajib dipahami dan dipatuhi oleh setiap pengunjung:
Kewajiban
- β Wajib menggunakan harness pengaman yang disediakan pengelola dan memastikannya terhubung ke sling baja di sepanjang jembatan
- β Wajib mematuhi instruksi petugas yang berjaga di kedua ujung jembatan
- β Berjalan dengan tertib dan tidak menyalip pengunjung lain di atas jembatan
Larangan
- π« Dilarang merokok di seluruh area jembatan
- π« Dilarang berkumpul di satu titik atau berhenti terlalu lama di tengah jembatan β distribusi beban yang tidak merata dapat mengurangi kestabilan jembatan
- π« Dilarang berlari β berlari di atas jembatan sangat berbahaya dan bisa menyebabkan ketidakstabilan
- π« Dilarang menggoyangkan jembatan dengan sengaja
Fasilitas Lengkap di Kawasan Rengganis
- β Jembatan Gantung 370 meter dengan harness pengaman untuk setiap pengunjung
- β Kawah Rengganis (Kawah Cibuni) β tiga kolam air panas alami untuk berendam
- β Area mandi lumpur alami belerang
- β Keranjang Sultan β gondola 250 meter (tiket VIP)
- β Kinara Resto β restoran prasmanan khas Sunda dengan minuman teh Walini dan pemandangan perkebunan teh
- β Rabbit Hill β area bermain dengan kelinci (tiket VIP)
- β Balcone Spider β wahana jaring laba-laba di ketinggian (tiket VIP)
- β Phinisi Bridge β jembatan tambahan dengan desain khas (tiket VIP)
- β Glamping Lakeside Rancabali β pilihan menginap eksklusif di tepi danau (tiket VIP)
- β Spot foto selfie β area yang dirancang khusus untuk fotografi di kawasan kawah
- β Gazebo untuk bersantai dengan pemandangan alam
- β Toilet dan kamar mandi di kawasan
- β Musala untuk pengunjung Muslim
- β Area parkir luas β motor, mobil, dan bus wisata
Wisata Terdekat dari Rengganis Suspension Bridge di Ciwidey
Kawah Putih Ciwidey β Β±2 km
Ikon wisata Ciwidey yang paling terkenal di seluruh Indonesia β danau kawah berwarna putih kebiruan yang sangat fotogenik dengan latar Gunung Patuha yang dramatis. Hampir semua itinerary Ciwidey memasukkan Kawah Putih. Sangat mudah dikombinasikan dengan Rengganis Suspension Bridge dalam satu hari karena jaraknya hanya 2 km.
Situ Patenggang β Β±8 km
Danau alami yang sangat romantis di ketinggian, dikelilingi oleh kebun teh dan hutan β sudah menjadi destinasi wisata legendaris di Ciwidey. Pemegang tiket VIP Rengganis mendapat akses gratis ke Situ Patenggang, menjadikannya sangat efisien untuk dikunjungi dalam satu hari yang sama.
Kebun Teh Rancabali β Β±3 km
Perkebunan teh yang sangat luas dan sangat indah dengan hamparan hijau yang terlihat bahkan dari atas Rengganis Suspension Bridge. Tersedia tur kebun teh, tempat minum teh segar langsung dari kebun, dan berbagai spot foto yang sangat estetik.
Ranca Upas Ciwidey β Β±12 km
Kawasan camping dan wisata alam dengan penangkaran rusa yang sangat populer untuk keluarga dan rombongan sekolah. Tersedia berbagai wahana outbound, trekking, dan pengalaman berinteraksi langsung dengan rusa-rusa jinak.
Glamping Lakeside Rancabali β Dalam Kawasan
Opsi menginap premium di tepi danau yang dikelola oleh pengelola yang sama dengan Rengganis Suspension Bridge. Pemegang tiket VIP mendapat akses ke semua wahana Glamping Lakeside, menjadikan kombinasi ini pilihan yang sangat value for money.
πΏ Jelajahi Ciwidey Lebih Lengkap
Rengganis + Kawah Putih + Situ Patenggang dalam Satu Perjalanan Terencana
Rengganis Suspension Bridge, Kawah Putih yang legendaris, Situ Patenggang yang romantis, Kebun Teh Rancabali, dan Lembang β semua bisa dinikmati dalam satu perjalanan yang sudah terencana rapi. Joglo Wisata menyediakan layanan paket wisata Ciwidey 2 hari 1 malam dengan transportasi AC yang nyaman, pemandu berpengalaman, dan itinerary yang sudah diperhitungkan agar setiap destinasi bisa dinikmati dengan waktu yang cukup.
β Transportasi AC Β β Pemandu Berpengalaman Β β Itinerary Terencana Β β Cocok Keluarga & Rombongan
Tips Wisata ke Rengganis Suspension Bridge yang Wajib Diketahui
- π Datang pagi hari (08.00β10.00) β cuaca paling cerah, visibilitas paling maksimal, dan kawasan paling sepi; di akhir pekan antrean bisa sangat panjang jika datang terlambat
- π« Pilih Tiket VIP β selisih hanya Rp 30.000 dari tiket reguler tapi mendapat nilai jauh lebih banyak: Keranjang Sultan, Situ Patenggang, dan seluruh Glamping Lakeside
- π Gunakan sepatu tertutup dengan sol anti-slip β lantai kayu ulin jembatan bisa licin terutama setelah hujan; sandal jepit sangat tidak disarankan
- π§₯ Bawa jaket atau sweater β di ketinggian 1.700 mdpl, angin di atas jembatan bisa sangat dingin terutama pagi hari dan saat cuaca berawan
- π Bawa pakaian ganti β aktivitas berendam air panas dan mandi lumpur di Kawah Rengganis pasti membuat pakaian basah dan berlumpur
- π± Charge penuh ponsel dan kamera β banyak sekali momen foto yang sangat sayang dilewatkan; pertimbangkan membawa power bank
- β° Jangan datang setelah pukul 14.00 β risiko cuaca buruk meningkat di sore hari; datanglah cukup pagi untuk memastikan bisa menikmati semua aktivitas
- π§οΈ Cek cuaca Ciwidey sehari sebelum berangkat β kawasan Ciwidey sangat sering hujan dan berkabut; cuaca cerah adalah syarat utama untuk menikmati pemandangan dari atas jembatan
- π΅ Bawa uang tunai β tidak semua transaksi di dalam kawasan menerima pembayaran digital
- π Cocok untuk rombongan β akses jalan cukup baik untuk bus pariwisata; sangat ideal untuk school trip, gathering kantor, atau outing keluarga besar
Kesimpulan
Rengganis Suspension Bridge adalah bukti bahwa wisata petualangan alam terbaik tidak harus pergi ke luar negeri. Di Ciwidey, Kabupaten Bandung, sebuah jembatan 370 meter telah mengubah cara orang melihat alam pegunungan Jawa Barat β bukan dari bawah, bukan dari pinggir, tapi dari ketinggian 75 meter di atasnya, dengan kaki bertumpu pada kayu ulin yang kuat dan pemandangan yang membentang tak terbatas ke segala penjuru.
Dengan tiket VIP seharga Rp 100.000 yang memberikan akses ke jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, kawah air panas alami untuk mandi lumpur, wahana Keranjang Sultan yang spektakuler, Situ Patenggang, dan seluruh wahana Glamping Lakeside β Rengganis Suspension Bridge adalah destinasi dengan nilai wisata tertinggi di seluruh Ciwidey dalam satu harga tiket. Kunjungi pagi hari, pilih tiket VIP, dan rasakan sendiri mengapa ribuan orang rela menempuh perjalanan dari Bandung, Jakarta, bahkan luar Jawa untuk menyeberangi 370 meter ini.
FAQ β Rengganis Suspension Bridge Ciwidey
Berapa harga tiket Rengganis Suspension Bridge?
Harga tiket Rengganis Suspension Bridge tersedia dalam dua paket: Tiket Reguler Rp 70.000/orang (akses jembatan + Kawah Rengganis) dan Tiket VIP Rp 100.000/orang (jembatan + Kawah Rengganis + Keranjang Sultan + Situ Patenggang + Glamping Lakeside semua wahana + Kinara Resto + Rabbit Hill + Balcone Spider + Phinisi Bridge). Parkir motor Rp 5.000, parkir mobil Rp 10.000. Konfirmasi harga terbaru via Instagram @rengganissuspensionbridge.
Berapa panjang dan tinggi Rengganis Suspension Bridge?
Rengganis Suspension Bridge memiliki panjang 370 meter dan ketinggian 75 meter dari dasar lembah. Berada di ketinggian 1.700 mdpl di kawasan Gunung Patuha, Ciwidey. Berdasarkan data Pemkab Bandung, jembatan ini diklaim sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, melampaui Situ Gunung Suspension Bridge di Sukabumi yang panjangnya 243 meter. Dibangun menggunakan kawat sling baja impor dan lantai kayu ulin dari Kalimantan.
Apa aturan dan larangan di Rengganis Suspension Bridge?
Berdasarkan papan aturan resmi di jembatan, pengunjung wajib menggunakan harness pengaman yang terhubung ke sling baja dan mematuhi instruksi petugas. Larangan yang berlaku: dilarang merokok, dilarang berkumpul di satu titik atau berhenti lama, dilarang berlari, dan dilarang menggoyangkan jembatan. Aturan ini diterapkan demi keselamatan semua pengunjung. Pengelola menyatakan bahwa jembatan sangat aman namun tetap tidak menyarankan pelanggaran aturan keselamatan.
Jam berapa Rengganis Suspension Bridge buka?
Rengganis Suspension Bridge buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari antara pukul 08.00β10.00 saat cuaca paling cerah dan kawasan paling sepi. Pengelola menutup pintu masuk lebih awal jika cuaca memburuk atau kapasitas sudah penuh. Sangat disarankan tiba paling lambat pukul 14.00 WIB untuk memastikan bisa naik jembatan.
Apakah Rengganis Suspension Bridge aman?
Ya, Rengganis Suspension Bridge sangat aman bagi pengunjung yang mengikuti aturan keselamatan. Jembatan dibangun menggunakan kawat sling baja impor dan kayu ulin Kalimantan yang sangat kuat, melalui serangkaian uji beban sebelum dibuka. Setiap pengunjung dilengkapi harness yang terhubung ke sling baja di sepanjang jembatan. Pengelola Marcel dalam wawancara Kompas.com menyatakan jembatan aman selama pengunjung mematuhi aturan: tidak berlari, tidak berkumpul di satu titik, dan tidak menggoyangkan jembatan. Namun tidak disarankan untuk pengunjung dengan kondisi jantung tidak stabil atau fobia ketinggian ekstrem.
Bagaimana rute menuju Rengganis Suspension Bridge dari Bandung?
Dari Bandung, gunakan Tol Soroja (Soreng-Pasir Koja), kemudian tempuh 35 km (sekitar 1,5 jam) menuju arah Ciwidey melalui Jalan Raya Ciwidey-Rancabali dan Jalan Raya Ciwidey-Patengan. Dari Ciwidey ke Rengganis Suspension Bridge sekitar 15 km (45 menit). Gunakan Google Maps dengan kata kunci “Rengganis Suspension Bridge” atau “Kawah Rengganis Ciwidey” untuk navigasi terkini.

Comments