Kawasan Bantul dikenal memiliki koleksi obyek wisata unik seperti salah satunya Kebun Bunga Matahari yang sedang tren akhir-akhir ini. Obyek wisata yang berada di kawasan Jalur Lintas Selatan ini menjadi populer berkat keindahan hamparan tanaman bunga matahari yang cukup luas layaknya di luar negeri. Kebun Bunga Matahari ini tampak instagramable berkat keindahan bunga matahari yang sedang bermekaran di area persawahan. Sehingga membuatnya menjadi background yang apik apalagi jika Anda mengunjunginya saat cuaca cerah atau saat matahari terbenam.

Berada di Kawasan Jalan Jalur Lintas Selatan

Kebun Bunga Matahari ini berada di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS), Pantai Samas, Kecamatan Sanden, Bantul. Dari pusat kota Jogja, ambil arah menuju Jalan Bantul, kemudian lurus terus melewati Kota Bantul, ambil Jalan Samas dan ikuti jalan tersebut hingga mencapai TPR (Tempat Pemungutan Retribusi). Ketika mendapati persimpangan Jalur Lintas Selatan, ambil arah kanan (Barat) hingga kurang lebih 500 meter. Hamparan bunga cantik berwarna kuning akan tampak di sisi utara JJLS tersebut.

Lokasi Kebun Bunga Matahari ini bisa dikatakan cukup strategis yakni tak jauh dari Pantai Goa Cemara, pantai Pandansari dan Pantai Samas. Dari kota Jogja hanya memakan waktu sekitar 45 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Apabila dalam Paket Wisata Jogja yang Anda pilih terdapat destinasi wisata pantai-pantai tersebut, tak ada salahnya untuk mampir sebentar di lokasi Kebun Bunga Matahari ini sekadar untuk berfoto.

Kebun Bunga Matahari Semula Sebagai Naungan Tanaman Cabai
Kebun Bunga Matahari yang tumbuh di lahan seluas seribu hektar ini menempati lahan persawahan milik Etik Purwanti. Awalnya pemilik lahan menanam bunga matahari sebagai pelindung tanaman cabai yang ditanam petani dari kencangnya angin laut. Tanaman bunga matahari semula hanya ditanam di sebagian areal persawahan saja. Namun, anak pemilik lahan kemudian menanami semua areal kebun. Pada saat semua bunga matahari bermekaran, kebun ini langsung menarik perhatian pengunjung dan berubah menjadi spot hunting foto.

Kebun Bunga Matahari ini tampaknya tak hanya menjadi ladang penghasilan bagi pemilik kebunnya saja, tapi juga bagi masyarakat sekitar. Sebagian masyarakat berinisiatif untuk membangun lahan parkir serta warung-warung di sekitar kebun yang selalu ramai terutama saat akhir pekan. Bagi penyuka fotografi atau selfi, Anda bisa berfoto disini dengan membayar tiket seharga Rp 5.000 per orang saja. Sedangkan untuk anak-anak tidak dipungut biaya alias gratis.

Apabila Anda ingin memetik bunga matahari untuk dibawa pulang, Anda cukup membayar Rp 10.000 per tanaman. Kebanyakan pengunjung yang datang ke obyek wisata dadakan ini menghabiskan waktu untuk berfoto saja. Dengan membayar parkir seharga Rp 2.000, Anda sudah bisa merekam foto yang ciamik berlatar belakang tanaman bunga matahari serta hembusan angin pantai yang menyejukkan. Jadi, kapan main ke Kebun Bunga Matahari Bantul?

Dapatkan ebook GRATIS Panduan Wisata Bali. Masukkan email Anda di form berikut ini:

Comments