Kalau ngomongin Jogja, biasanya yang langsung kepikiran itu Malioboro, gudeg, atau vibes kota pelajarnya. Tapi ada satu hal yang bikin Jogja selalu beda adalah karena jejak sejarahnya yang masih terasa hidup sampai sekarang.

Sedikit flashback, nih. Sejarah singkat daerah Yogyakarta dimulai dari berdirinya Kerajaan Mataram Islam di abad ke-16. Lalu di masa kolonial Belanda, Jogja jadi pusat perlawanan. Bahkan setelah Indonesia merdeka, kota ini sempat jadi ibu kota negara. Jadi wajar banget kalau setiap sudut Jogja seolah menyimpan cerita perjuangan dan budaya yang kuat.

Nah, buat kamu yang lagi nyari pengalaman beda, wisata sejarah Jogja bisa jadi cara asyik buat liburan. Gak cuma sekadar lihat bangunan tua, tapi juga kesempatan buat ngerasain atmosfer masa lalu yang nyatu sama kehidupan modern Jogja hari ini.

Cara Pertama, Jelajahi Ikon Sejarah Jogja dengan Bus

Kalau pengen cara praktis sekaligus seru buat keliling spot bersejarah, naik Bus Jogja Heritage Track bisa jadi pilihan pas. Bus ini bukan bus biasa, lho. Bentuknya unik banget dengan desain nyentrik warna merah dan kuning. Dari luar aja udah instagramable, apalagi kalau fotonya diambil pas lagi parkir di depan bangunan kuno Jogja.

Bus Jogja Heritage Track

Foto Oleh: duakakikuu.com

Yang bikin makin asyik, bus ini punya beberapa rute berbeda. Ada rute yang bawa kamu mampir ke Keraton Yogyakarta, ada yang lewat Panggung Krapyak, sampai yang menuju spot utama Tugu. Jadi tiap kali naik, pengalaman dan cerita sejarah yang kamu dapetin bisa beda-beda.

Asiknya lagi, selama perjalanan kamu bisa sambil dengerin penjelasan guide tentang kisah di balik bangunan-bangunan tua itu. Jadi bukan cuma lihat-lihat aja, tapi juga bener-bener paham kenapa Jogja disebut kota budaya dan sejarah.

Cara Kedua, Menyusuri Jejak Budaya dengan Bersepeda

Buat kamu yang suka aktivitas outdoor, coba deh explore Jogja dengan cara bersepeda. Selain bisa sewa sepeda sendiri, ada juga program seru bernama Jogja Heritage Cycling yang bisa kamu ikuti secara gratis di waktu tertentu. Bayangin asiknya gowes bareng teman-teman baru, melewati gang-gang tua, sambil mampir ke spot bersejarah, gak akan kerasa capeknya.

tamu joglo wisata bersepeda

Foto Oleh: Joglo Wisata

Beberapa destinasi favorit buat rute ini adalah Museum Kotagede yang penuh koleksi sejarah dan Museum Pleret yang menyimpan beberapa arca. Dengan cara ini, belajar sejarah jadi terasa lebih hidup. Kamu bisa langsung connect antara bangunan yang dilihat dan cerita yang didengar.

Selain sehat, tour sepeda juga bikin kamu lebih leluasa berhenti di spot menarik untuk foto-foto atau sekadar ngobrol dengan warga lokal. Aktivitas ini juga pas banget buat kamu yang pengen menikmati sisi lain dari wisata budaya Jogja.

Paket Wisata Jogja

Simak berbagai pilihan paket wisata Jogja DI SINI.

Cara Ketiga, Ngulik Hidden Gems dengan Walking Tour

Jika kamu suka jalan santai sambil menikmati detail kota, walking tour adalah cara paling asyik buat menyelami sejarah Jogja. Dengan jalan kaki, setiap sudut kota terasa lebih hidup mulai dari arsitektur kuno, mural di tembok-tembok tua, sampai obrolan hangat dengan warga lokal.

Spot favorit yang biasanya masuk rute walking tour antara lain Kotagede dengan sisa kejayaan Mataram Islam, Tugu Jogja yang jadi simbol filosofi hidup orang Jawa, hingga Titik Nol Kilometer yang selalu rame dengan vibe klasiknya.

walking tour jogja

Foto Oleh: yoursay.suara.com

Walking tour Jogja bikin kamu bisa nemuin detail kecil yang sering kelewat kalau naik kendaraan, seperti ukiran lawas di pintu rumah tua atau toko antik peninggalan Belanda. Yang bikin makin seru, di Jogja ada banyak komunitas walking tour yang bisa kamu ikuti. Mereka biasanya punya rute tematik, misalnya menyusuri jejak perjuangan kemerdekaan, heritage kota lama, sampai tur kuliner khas Jogja di kawasan bersejarah.

Cara Keempat, Ikut Event Lari seperti Borobudur Marathon

Siapa bilang wisata sejarah harus selalu jalan-jalan santai? Khusus buat kamu yang aktif dan suka olahraga, ikut event lari seperti Borobudur Marathon bisa jadi pengalaman unik. Bayangin kamu berlari dengan latar belakang megahnya Candi Borobudur yang udah berdiri ratusan tahun, ditemani pemandangan pedesaan Jawa yang masih asri. Cakep banget, kan?

Borobudur Marathon Tour

Foto Oleh: Google Maps Acidguru

Event ini gak cuma tentang olahraga, tapi juga jadi cara lain buat menyentuh sejarah. Jalur maratonnya melewati kawasan heritage dan desa-desa yang masih mempertahankan tradisi Jawa. Jadi sambil lari, kamu juga bisa merasakan atmosfer budaya lokal yang hangat, mulai dari warga yang menyemangati pelari sampai kuliner tradisional yang dijajakan di sekitar acara.

Cara Kelima, Rancang Itinerary dengan Paket Wisata

Setelah tahu banyak cara seru menikmati sejarah, sekarang waktunya bikin perjalanan lebih rapi dengan itinerary ke Jogja. Buat liburan keluarga misalnya, kamu bisa pilih aktivitas yang edukatif tapi tetap ringan seperti mengunjungi Keraton dan Taman Sari.

Kalau outing kantor, konsep heritage walk juga seru banget. Bisa ikutan amazing race di kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer. Sementara untuk kamu yang solo traveling, kombinasi bersepeda lalu hunting hidden gems di Kotagede bisa jadi pengalaman yang pas.

   Tanya Paket via Whatsapp

Kalau gak mau ribet atur semua sendiri, gampang kok. Kamu bisa langsung pilih paket wisata Jogja yang udah lengkap dengan transport, guide, dan itinerary siap pakai. Tinggal datang, kamu tinggal fokus menikmati perjalanan tanpa pusing urusan teknis. Dengan begitu, liburan sejarahmu di Jogja jadi lebih terarah, dan pastinya seru banget. Yuk, waktunya siapkan petualangan sejarahmu di Jogja

Comments